Nasional

Walikota Surabaya, Tri Risma Muncul Setelah Diisukan Mundur

Kluget.comWalikota perempuan pertama di Surabaya, Tri Risma akhirnya muncul setelah beredar kabar bahwa dirinya akan mundur. Risma yang dikabarkan tidak menghadiri pelantikan Wakil Walikota Wisnu Sakti Buana karena sakit mengaku belum menemui wakilnya tersebut sampai saat ini.

"Saya belum ketemu, tadi pagi saya ke kantor, terus ke dokter, terus ke sini. Kalau sudah sehat, saya ketemu. Kalau ketemu sekarang, saya gak enak, nanti ketularan saya," ungkapnya.

Sebelumnya terdengar isu bahwa Risma dikabarkan telah melayangkan surat mundur dari jabatannya ke DPRD Surabaya dengan alasan tidak cocok dengan Wakil Walikotanya.

Namun, Risma menegaskan bahwa sebenarnya tidak ada permasalahan secara pribadi dengan wakil walikotanya tersebut. Pihaknya, hanya mempersoalkan proses pemilihan wakil walikota Surabaya yang dianggapnya tidak sesuai prosedur yang berlaku. Menurutnya, Ketua Panitia Pemilihan Wakil Walikota Surabaya, Eddie Budi Prabowo merasa tidak menandatangani kelengkapan berkas calon wakil walikota sebagaimana yang diminta Kemendagri.

"Saya minta itu sesuai prosedur. Jangan sampai masyarakat menggugat karena itu akan menjadi beban kita semua. Tidak ada tanda, kenapa ada tanda tangan? Saya hanya terima tembusannya. Jadi, ada proses yang tidak dilalui. Ada tanda tangan yang dipalsukan," ungkap Risma.

Eddi Budi Prabowo selaku Ketua Panlih Wawali Kota Surabaya pun mengaku bahwa kelengkapan persyaratan calon wawali yang diminta Kemendagri telah dimanipulasi.

"Terakhir saya tanda tangan pada 30 Oktober 2013, itu pun saat verifikasi persyaratan calon. Saat itu ada dua anggota panlih yang tanda tangan, yakni saya dan Adi Sutarwijono. Tapi saat Kemendagri meminta kelengkapan syarat pada 23 Desember 2013, tanda tangannya sudah bertambah dua anggota panlih, yakni Junaedi dan Sudarwati Rorong," kata Eddie.

Tetapi hal tersebut dibantah oleh Adi Sutarwijono, anggota panlih dari PDI Perjuangan. Adi menjelaskan, sudah ada tanda tangan yang menyusul dari dua anggota panlih saat verifikasi kelengkapan dan semestinya tidak perlu dipersoalkan. Namun jika dipersoalkan, maka pihaknya menuding balik bahwa tanda tangan Eddie juga bermasalah karena ditandatangani setelah rapat.

(Laporan Elvira Hannum)

Rating :
(0 Suara)

Komentar Anda: